Tempat berbagi cerita,pengalaman dan informasi

BTemplates.com

Kampanye


Stop Bugil

Total Pengunjung

Powered by Blogger.

Search This Blog

Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Saturday, December 12, 2009

Nasehat untuk para pemalas


Suatu ketika, saat hari menjelang sore, Imam Abu Hanifah berjalan-jalan di penjuru kota Baghdad. Saat melewati sebuah rumah sederhana beliau mendengar rintihan seorang laki-laki yang diiringi tangisan tersedu.
"oh...alangkah malang nasibku ini. Sejak pagi aku belum makan sesuap nasi pun sehingga tubuhku menjadi lemas. Adakah orang yang mau memberiku walau hanya sesuap nasi?"
Mendengar rintihan itu, Imam Abu Hanifah melemparkan sekantung uang disertai selembar kertas berisi nasihat beliau kepadanya. Beliau melemparkannya melalui jendela rumah yang terbuka.
Laki-laki itu terkejut, ada sebuah kantung berada dihadapannya yang entah darimana datangnya. Ia segera membuka kantong itu, ternyata isinya uang. Laki-laki itu sangat senang, dan dia membaca selembar kertas yang terdapat di kantung itu, yang bertuliskan, "hai manusia, sungguh tidak wajar kamu mengeluh seperti itu. Kamu tidak perlu mengeluh dengan nasibmu. Ingatlah kemurahan Allah dan jangan berhenti memohon kepada-Nya dengan sungguh-sungguh.
Jangan berputus asa hai kawan! Berusahalah terus."
Esok harinya, Imam Abu Hanifah kembali melewati rumah itu. Beliau kembali mendengar keluhan dari suara orang yang sama. "ya Tuhanku, berikanlah aku sekantung uang seperti kemarin agar hidupku senang. Sungguh, jika tidak diberi, sengsaralah hidupku ini."
Imam Abu Hanifah kembali melemparkan sekantung uang dan selembar kertas berisi nasihat. Laki-laki itu girang mendapatkan sekantung uang lagi. Ia segera membuka kantung itu dan membaca isi suratnya. Surat itu bertuliskan, "hai kawan, bukan demikian cara memohon. Bukan begitu cara berikhtiar. Perbuatan demikian adalah bermalas-malasan dan putus asa dari rahmat Allah. Sungguh, Allah tidak suka kepada orang yang pemalas dan putus asa. Engkau jangan demikian. Hendaklah engkau giat bekerja dan berusaha karena kesenangan itu tidak bisa datang sendiri tanpa diusahakan.
Orang hidup tidak boleh hanya berdiam diri tanpa berusaha. Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang berputus asa. Oleh karena itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah semaksimal mungkin dengan bekal pertolongan Allah. Insya Allah kamu akan mendapat rezeki selama kamu tidak berhenti berbuat dan tidak berputus asa. Carilah pekerjaan, saya berdoa semoga engkau sukses."
Setelah membaca surat itu, laki-laki itu termenung. Ia memikirkan dalam-dalam makna surat itu. Ia menyadari kekeliruannya. Selama ini, ia hanya bermalas-malasan. Ia bertekad untuk giat bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kisah ini memberikan pelajaran berharga kepada kita, agar jangan membuang-buang waktu untuk bermalas-malasan dan hanya menunggu pemberian serta mengharapkan nasib baik akan datang tanpa berikhtiar.
Salah satu hal yang membedakan orang sukses dengan pecundang adalah dalam hal menghargai dan memanfaatkan waktu. Ketika para pecundang sedang duduk santai dan bermalas-malasan, orang-orang sukses telah mulai menabur 'benih' serta bekerja keras dengan cerdas. Itulah sebabnya, ketika orang-orang sukses 'menuai hasil panen', para pecundang hanya gigit jari, bahkan merasa iri dan menyalahkan Tuhan atas kesusahan yang mereka alami. "Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung." (QS Al Jumu'ah(62): 10)

Sunday, October 25, 2009

Pemuda dan 3 sahabat


Setiap manusia pasti mempunyai sahabat dalam hidupnya dan dalam kisah ini diceritakan tentang seorang pemuda yang mempunyai 3 sahabat,
Sahabat yang pertama adalah sahabat yang paling dicintai.
Sahabat yang kedua adalah sahabat yang paling disayangi.
Dan Sahabat yang ketiga adalah sahabat yang biasa-biasa saja dan kurang begitu diperhatikan.
Pada suatu ketika, pemuda ini dihadapkan pada suatu perkara yang membawanya ke pengadilan.
Karena membutuhkan pertolongan, pemuda ini berangkat menemui sahabat-sahabatnya.
Pertama kali, dia meminta pertolongan kepada sahabatnya yang pertama, yang paling dia cintai. Diceritakan masalahnya dan jawaban yang didapat dari sahabatnya ini sungguh mengecewakan. "jangan kau bawa-bawa aku kedalam perkaramu, maaf aku tidak bisa membantumu, kau urus saja perkara peradilanmu sendiri."
Betapa kecewa dan sedih, hati pemuda ini mendengar pernyataan sahabatnya itu.
Kemudian, pemuda ini pergi ke tempat sahabatnya yang kedua, sahabat yang sangat disayangi.
Ketika mendengar masalahnya, sahabat ini menjawab,"baik,saya akan kau sampai ke pengadilan tapi maaf jangan libatkan saya dengan perkara peradilanmu."
Pemuda ini kembali harus kecewa dengan jawaban sahabatnya yang kedua ini, maka dengan putus asa, pemuda ini menemui sahabat ketiganya, sahabat yang dia anggap biasa-biasa saja. Dan jawaban dari sahabat ini sungguh mengejutkan, "baik,urusan pengadilanmu biar aku yang urus. Kamu tidak usah risau...saya akan antar dan urus semua perkara pengadilanmu."

Kisah di atas merupakan kiasan dari sebuah makna yang tersirat didalamnya.
Sahabat pertama yaitu ibarat HARTA DAN TAHTA
Yang di dunia selalu kita cintai bahkan sampai membuat kita lupa waktu dan melakukan apa saja demi membelanya.
Keduanya ternyata tidak menyertai kita dalam menghadapi hari pengadilan setelah mati nanti di hadapan Allah, bahkan untuk beranjak dari tempatnya pun tidak.
Sahabat kedua yaitu ibarat KELUARGA
Yang di dunia begitu kita sayangi.
Mereka akan meratapi dan menangisi kematian kita. Mengantarkan kita sampai ke pemakaman namun hanya sebatas itu.
Sahabat ketiga yaitu ibarat AMAL DAN IBADAH
Yang ketika hidup di dunia, sering dianggap biasa-biasa saja dan sering kita abaikan keberadaannya namun ternyata sahabat kita inilah yang justru setia menemani dan membela kita di hadapan Allah.
Subhanallah, betapa selama ini kita sering mengabaikan sahabat kita yang ketiga ini.
Semoga kisah ini bisa menyadarkan kita, betapa pentingnya amal dan ibadah kita ketika hidup di dunia.






Saturday, July 11, 2009

Penyebab doa tak kunjung terkabul


Ibrahim bin Adham, adalah seorang ulama sufi yang terkenal alim dan ucapannya banyak mengandung petuah.
Suatu hari, beliau datang ke negeri Basrah dan mendapat pertanyaan dari sebagian besar penduduk di negeri itu perihal sebab doa mereka yang tak kunjung terkabul.
Ada sepuluh macam sebab, yang dijelaskan oleh Ibrahim bin Adham pada saat itu. Yaitu:
1. Kamu akui mengenal Allah, namun kamu tak pernah memenuhi hak-hak-Nya.
Maksudnya adalah setiap nikmat yang diberikan-Nya tak pernah di syukuri, bahkan manusia sering mengingkari dan juga melupakan.

2. Kamu baca Al-Quran berulang kali, namun isi yang terkandung didalamnya tak pernah kamu amalkan dan kamu terapkan dalam kehidupanmu.


3. Kamu akui cinta Rasulullah SAW, namun nasehat dan petunjuknya tidak mau kamu jalankan.
Maksudnya, Rasulullah telah memberi petunjuk tentang jalan yang lurus dan jalan yang sesat. Tetapi kebanyakan dari manusia memilih jalan yang sesat.

4. Kamu akui syetan adalah musuh manusia paling nyata, namun kamu justru patuh kepadanya.
Maksudnya adalah manusia sering menuruti kehendak hawa nafsunya dan sering mengikuti perilaku syetan.

5. Kamu sering berdoa memohon dihindarkan dari siksa api neraka, namun kamu sendiri menjerumuskan dirimu ke dalamnya, dengan banyak berbuat dosa dan maksiat.
Maksudnya, seseorang yang menginginkan dirinya terhindar dari siksa neraka, hendaklah ia menjauhi perbuatan dosa.

6. Kamu sering berdoa memohon supaya masuk surga, namun kamu tidak mau beramal baik untuk mendapatkan surga itu.

7. Kamu mempercayai kematian itu pasti datang, namun kamu tidak mau mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian.
Maksudnya, semua manusia menyadari kalau hidup ini bersifat sementara tetapi kebanyakan dari manusia melupakan hal itu sehingga sering berbuat dosa dan maksiat.

8. Kamu sering sibuk mengurusi aib orang lain, namun aibmu sendiri, kamu lupakan.
Maksudnya, manusia suka sekali mempergunjingkan keburukan orang lain dan tidak mau mengakui atau berintropeksi kalau dirinya sendiri justru berlumur dosa.

9. Kamu memakan rezeki pemberian Allah, namun kamu tidak mau mensyukuri pemberian Allah itu.
Maksudnya, kebanyakan manusia bila mendapat nikmat berlebih dari Allah akan lupa daratan dan kadang kala menjadi sombong.

10. Kamu kuburkan orang yang meninggal dunia, namun kamu tidak mau mengambil pelajaran dari peristiwa itu.
Maksudnya, seharusnya manusia harus mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan memperbanyak amal kebaikan.

Maka jangan menyalahkan Allah bila doa tidak mendapatkan pengabulan, akan tetapi koreksilah diri kita sendiri. Sudahkah kita menjalankan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Allah.




Sunday, May 24, 2009

Kisah sebidang tanah Waqaf


Kisah nyata ini bermula ketika ada seorang pria yang berniat untuk mewaqafkan sebidang tanah miliknya di suatu tempat.
Dia menginginkan diatas tanah yang dia waqafkan itu didirikan sebuah Musholla untuk warga setempat. Dan dia memberikan kuasa kepada seseorang yang dia percaya, untuk mengurus segala hal berkenaan dengan rencananya tersebut.
Beberapa hari kemudian, pemilik tanah mendapatkan laporan dari orang kepercayaannya, bahwa tidak ada masalah jika diatas tanah Waqaf tersebut akan didirikan Musholla.
Setelah pemilik tanah mendapat laporan tersebut, maka dia segera menyiapkan rencana dan anggaran untuk mendirikan Musholla.
Tanah Waqaf pun mulai digarap dan orang kepercayaan si pemilik tanah beri tugas sebagai penanggung jawab proyek pembangunan.
Ketika pembangunan Musholla baru dalam tahap penyelesaian pondasi, tiba-tiba timbul masalah.
Beberapa warga dan Tokoh masyarakat disekitar tanah Waqaf tersebut protes dengan pembangunan Musholla tersebut, mereka menilai Musholla yang akan dibangun terlalu berdekatan dengan Musholla milik warga yang sudah ada dan lokasinya tidak begitu jauh.
Orang kepercayaan pemilik tanah yang juga tokoh warga dan teman-temannya yang juga warga setempat dan bekerja pada proyek pembangunan itu, tidak senang dengan protes warga dan timbullah konflik.
Dikarenakan konflik mulai memanas maka diadakanlah pertemuan antara tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua rukun tetangga dan rukun warga setempat dengan sang pemilik tanah.
Pada prinsipnya memang tidak ada larangan bagi seseorang untuk mewaqafkan tanahnya dan mendirikan sarana ibadah diatasnya tapi alangkah baiknya bila rencana tersebut dirundingkan terlebih dahulu dengan tokoh agama dan masyarakat setempat, sehingga tercapai kesepakatan yang terbaik.
Pemilik tanah bisa mengerti dengan protes warga,
para tokoh agama dan masyarakat mengusulkan, karena sudah ada Musholla lebih baik diatas tanah Waqaf tersebut didirikan saja Majelis Taklim atau Taman Pendidikan Alquran untuk anak-anak.
Memang dibeberapa tempat kalau saya perhatikan banyak sekali ditemui Musholla atau Masjid yang letaknya saling berdekatan satu sama lain dan sepertinya belum peraturan yang mengatur akan hal ini.
Padahal kalau menurut saya, alangkah baiknya bila hanya ada satu Musholla atau Masjid di satu tempat tetapi ramai dipenuhi oleh warga yang beribadah didalamnya daripada banyak tempat ibadah tetapi hanya satu dua orang jamaah saja yang hadir beribadah, dikarenakan sudah terpecah-pecah.
Kita kembali ke pemilik tanah yang pada akhirnya menyetujui masukan dan saran dari para tokoh agama dan masyarakat. Dia meminta maaf bila ternyata niatan baiknya ini justru menimbulkan konflik dikalangan warga, karena selama ini menurutnya, dia hanya menerima laporan dari orang kepercayaannya kalau semua sudah beres dan tidak ada masalah tapi ternyata orang kepercayaannya belum membicarakan rencananya ini sebelumnya dengan para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Beberapa hari kemudian si pemilik tanah akhirnya membatalkan niatnya untuk mewaqafkan tanahnya ditempat itu dan memilih mewaqafkan tanahnya didaerah lain yang kebetulan warganya belum memiliki musholla disekitar tempat tersebut.
Keputusan si pemilik tanah sangat disesalkan oleh orang kepercayaannya dan teman-temannya, karena hal ini justru membuat lahan pekerjaan mereka harus berakhir.
Dan sampai saat ini kabarnya kelompok warga ini masih bermusuhan dengan warga setempat.
Semoga kita bisa memgambil hikmahnya dan hanya Allah S.W.T saja yang tahu dibalik maksud dan niat baik seseorang.





Wednesday, May 20, 2009

Masyarakat Arabia di masa Rasulullah s.a.w dilahirkan


Rasulullah dilahirkan di Mekkah pada bulan Agustus 570 sesudah Masehi.
Nama yang diberikan kepada beliau adalah Muhammad yang berarti yang terpuji.
Pada masa beliau dilahirkan, seluruh Arabia dengan sedikit pengecualian disana-sini, berpegang pada bentuk agama yang musyrik atau bertuhan banyak.
Bangsa Arab mengakui keturunan Nabi Ibrahim a.s dan mereka tahu benar bahwa Nabi Ibrahim a.s adalah guru agama yang berpegang pada tauhid, berketuhanan Yang Maha Esa.
Namun walau demikian mereka tetap saja berpegang pada polytheisme dan melakukan perbuatan musyrik.
Sebagai pembelaan diri, mereka katakan bahwa hanya manusia sempurna saja yang dapat berhubungan langsung dengan Tuhan dan untuk orang-orang biasa sangat sulit untuk dapat sampai kepada Tuhan.
Maka orang-orang biasa harus punya perantara untuk dapat mendapatkan ridho dan pertolongan-Nya.
Dengan pendirian demikian mereka berhasil mempersatukan hormatnya kepada Nabi Ibrahim a.s dengan kemusyrikan mereka. Mereka katakan, bahwa Nabi Ibrahim a.s itu orang suci dan mulia. Beliau dapat berhubungan langsung dengan Tuhan tanpa perantara. Tetapi orang-orang Mekkah biasa tidak akan mungkin bisa tanpa perantaraan orang lain yang suci dan mulia.
Untuk itulah kaum Mekkah membuat patung dari beberapa orang yang suci dan mulia untuk dijadikan perantara dan disembah.
Hal ini bodoh dan tidak masuk akal, penuh kesesatan dan kelemahan namun kaum Mekkah tak menaruh perhatian pada hal ini.
Sudah lama kaum Mekkah tidak kedatangan guru yang berpegang pada Tauhid dan sekali kemusyrikan menyelinap dan berakar dalam suatu masyarakat maka tersebarlah kepercayaan itu tanpa batas dan tepi.
Jumlah patung sembahan meningkat banyak dan pada masa kelahiran Rasulullah s.a.w, dikatakan bahwa dalam Ka'bah saja, yaitu Rumah Ibadah yang didirikan kembali oleh Nabi Ibrahim a.s dan puteranya Ismail a.s ada 360 patung berhala.
Ditempat-tempat lain juga banyak terdapat patung berhala sehingga dapat dikatakan bahwa tiap-tiap daerah bagian Arabia telah tenggelam dalam kemusyrikan.
Bangsa Arab pada waktu itu merupakan kaum yang mengajarkan sifat yang buruk. Mereka itu pemabuk yang luar biasa. Mabuk dan kehilangan kesadaran buat mereka adalah suatu kebaikan dan bukan dosa. Tiap-tiap hartawan selalu mengadakan perjamuan minum arak dirumahnya.
Perjudian menjadi permainan bangsa dan mereka menjadikannya sebagai suatu kesenian yang halus dan indah karena mereka berjudi bukan untuk menjadi kaya. Dalam peperangan di masa itu, dana untuk perang biasanya dibentuk dengan jalan perjudian. Jika peperangan meletus, maka kaum Arab berkumpul dan menyelenggarakan perjudian. Siapa yang menang dan mendapat keuntungan maka dialah yang harus menanggung bagian terbesar dari biaya perang itu.
Kesibukan sehari-hari kaum Arab adalah berdagang dan banyak kafilah-kafilah Arab yang berniaga sampai ke negeri India.
Berbagai suku bangsa di Arab mempunyai wilayah kekuasaannya sendiri-sendiri dan harta kaum Arab yang utama adalah domba, kambing dan unta. Menyerang dan saling merampas adalah hal biasa terjadi pada waktu itu.
Diseluruh Arabia tidak terdapat sebuah sekolahpun dan di Mekkah, hanya satu dua orang saja yang tidak buta huruf.
Wanita merupakan bagian masyarakat yang paling buruk kedudukannya. Wanita tak mempunyai kedudukan dan hak dalam masyarakat Arab.
Diantara mereka ada yang beranggapan, bahwa membunuh anak perempuan itu perbuatan yang terhormat, tetapi hal itu hanya terbatas pada beberapa keluarga saja. Keluarga Arab mempunyai rasa yang berlebihan tentang kedudukannya dalam masyarakat.
Tetapi disamping semua itu, mereka sangat setia pada janji, lebih dari pada bangsa lain. Jika seseorang meminta perlindungan kepada seorang pemimpin yang berkuasa atau ke suatu suku, maka pemimpin atau suku itu merasa berkewajiban untuk melindungi orang itu. Jika hal itu tidak diberikan maka suku itu dan pemimpinnya akan jatuh kehormatannya diseluruh Arabia.
Ramah tamah terhadap tamu dipandang sebagai sifat kemulian nasional. Musafir yang tersesat diterima sebagai tamu terhormat di suatu suku. Ternak terbaik akan disembelih untuk menjamunya karena suatu kunjungan dipandang sebagai hal yang menambah tinggi kedudukan dan wibawa sebuah suku.




Wednesday, March 25, 2009

Tanda-tanda datangnya Kiamat Besar vol.3



Lanjutan...dari vol.2

Angin ini datang dari Yaman dan dalam riwayat lain disebutkan dari arah syam.
Setelah itu tidak ada lagi manusia yang menyebut lafadz Allah.
Kejahatan menyebar di seluruh muka bumi, sampai-sampai seseorang menerkam seorang wanita dan mem-perkosa-nya di tengah jalan, sehingga orang terbaik saat itu berkata, alangkah baiknya jika aku melihat wanita tersebut di balik tembok. Ia tidak mencegah namun menganjurkan agar tidak mengerjakan terang-terangan. (Majma Zawaid 7: 331)
Sesungguhnya kiamat baru akan terjadi pada seburuk-buruknya manusia.

API
Peristiwa api besar yang akan mengiring manusia menuju mahsyar.
Rasulullah bersabda, "Dan yang terakhir adalah api yang keluar dari yaman dan mengiring manusia ke tempat berkumpul mereka" (HR.Muslim, Kitabul Fitan wa Asyratus Sa'ah 18: 27-29)
Api tersebut tidak akan membiarkan seorangpun, ia akan mengiring manusia ke bumi masyhar di syam, barangsiapa yang terlambat di belakang, ia akan terbakar.
Tiupan terompet Sangkakala
Terompet yang bentuknya seperti gading besar yang di tiup oleh malaikat Israfil atas perintah Allah.
Tiupan pertama Sangkakala adalah untuk mengejutkan manusia dan membinasakannya.
Allah berfirman, "Dan tiuplah sangkakala, maka matilah siapa saja yang ada di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki oleh Allah." (Q.S Az Zumar : 68)
Tiupan pertama akan membuat guncangan keras sehingga merusak seluruh susunan alam semesta.
Gunung menjadi rata dan melumat bumi, gelombang laut saling beradu, bintang bertabrakan dan matahari akan digulung sehingga hilanglah seluruh cahaya di alam semesta.
Allah berfirman, "Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu, sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar. Ingatlah pada hari ketika kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil, dan kamu akan lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras." (Q.S Al Hajj : 1-2)

Tiupan kedua Sangkakala adalah tiupan untuk membangkitkan seluruh manusia;
"Dan tiuplah sangkakala maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya menuju kepada Tuhan mereka." (Q.S yaasin : 51)
Rasulullah bersabda, "Kemudian ditiuplah sangkakala, dimana tidak seorangpun yang tersisa kecuali semuanya akan dibinasakan lalu Allah menurunkan hujan seperti embun atau bayang-bayang, lalu tumbuhlah jasad manusia, kemudian sangkakala yang kedua ditiup kembali dan manusia pun bermunculan (bangkit) dan berdiri." (HR.Muslim)

Semoga semua ini bisa menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT. Amin.

Tamat.

Monday, March 23, 2009

Tanda-tanda datangnya Kiamat Besar vol.2


Lanjutan...dari vol.1
Dajjal akan melewati seluruh negeri, di setiap tempat yang dilewatinya bila penduduknya beriman kepadanya, maka negeri tersebut akan subur, makmur dan banyak binatang ternaknya. Namun jika penduduknya mengingkarinya maka Dajjal akan menjadikan negeri itu gersang, kering dan kelaparan.
Rasulullah SAW memerintahkan kaum muslimin untuk berdoa memohon perlindungan dari Dajjal, diantaranya dengan membaca 10 awal dan akhir dari Surat Al Kahfi.

NABI ISA A.S
Nabi Isa akan turun ke dunia di menara timur Damsyiq, disaat kaum muslimin hendak mengerjakan shalat berjamaah dan ia shalat bersama Imam Mahdi.
Rasulullah SAW mengambarkan ciri-cirinya, ia bertubuh sedang, tidak tinggi dan tidak pendek, berkulit merah dan berbulu, dadanya bidang, rambutnya lurus seperti orang yang baru keluar dari pemandian dan rambutnya itu sampai dibawah ujung telinga yang disisir rapi dan memenuhi pundaknya. ( Tanda-tanda kiamat, Yusuf Wabil : 251 ).
Tidak ada orang kafir yang mencium nafasnya kecuali ia akan mati, dan nafasnya itu sejauh pandangan matanya. ( HR. Muslim bab Dzikrud Dajjal : 18 / 67-68 ).
Setelah selesai mengerjakan shalat berjamaah bersama Imam Mahdi dan kaum muslimin, beliau memimpin perang melawan Dajjal.
Kala Dajjal melihat Nabi Isa, maka tubuhnya meleleh kemudian ia terbunuh oleh Nabi Isa dengan pedangnya. ( Majma'u Zawa'id : 7:4 ).

Kaum Ya'juj dan Ma'juj
Mereka adalah suatu kaum yang buas dan beringas yang akan datang untuk berbuat kerusakan dan tidak ada satupun manusia yang sanggup menghadapinya, mereka mendatangi danau Thabariah dan meminum habis semua airnya.
Saat itu Nabi Isa dan kaum muslimin bertahan di gunung dan tidak mampu menghadapinya. Hingga kaum muslimin memohon kepada Nabi Isa untuk berdoa agar Allah membinasakan mereka.
Akhirnya Allah mengirimkan ulat dari langit yang mengerogoti tubuh mereka, kaum Ya'juj dan Ma'juj pun mati seketika. Kemudian Allah mengirimkan air hujan hingga membawa bangkai-bangkai mereka ke lautan.
Saat ini kaum Ya'juj dan Ma'juj masih berada dalam dinding yang dulu pernah dibangun Raja Dzulqarnain dengan mengunakan besi dan tembaga yang dicor.
Menurut sebuah riwayat, dinding tersebut terletak disebuah pegunungan kaukakus antara Turki dan Rusia. Dan dinding tersebut tidak akan hancur kecuali setelah datangnya janji Allah kepada mereka, yaitu diakhir masa Nabi Isa dan Imam mahdi. ( Tanda-tanda kiamat : 273-285 ).

Akhir kehidupan Nabi Isa dan Imam Mahdi
Masa aman terjadi diakhir kehidupan Nabi Isa dan Imam Mahdi.
Manusia akan hidup dalam suatu masa yang belum pernah dirasakan sebelumnya, harta melimpah sehingga tidak seorangpun yang mau menerima pemberian ( hibah ).
Terhapuslah rasa iri, dengki dan permusuhan, setiap binatang berbisa tidak lagi berbisa, hingga seorang anak dapat memasukkan tangannya ke mulut ular.
Nabi Isa dan Imam Mahdi hidup dalam satu masa. Setelah 7 tahun tinggak di dunia, maka Allah mewafatkan keduanya, mereka akan dishalati oleh orang-orang muslim. ( Ahmad
: 2:406, Dathul Bari : 6:493 ).

Matahari terbit dari barat.
Sebelum matahari terbit dari barat, ia akan didahului oleh waktu malam yang sangat panjang, hingga disebutkan bahwa seorang muslim telah mengerjakan shalat malam hingga letih dan tertidur hingga pulas, namun subuh belum juga menjelang.
Jika ini telah dirasakan, pertanda bahwa esok pagi matahari akan terbit dari barat.
Peristiwa terbitnya matahari dari barat hanya terjadi satu hari dan keesokan harinya matahari akan terbit seperti biasanya ( Fathul Bari, Kitabur Riqaq juz 11 ).
Rasulullah SAW bersabda;" tidak akan terjadi kiamat, hingga matahari terbit dari barat, maka berimanlah semua manusia dan ketika itulah ketika iman seseorang tidak bermanfaat lagi bagi dirinya yang belum beriman sebelum itu (terjadi), atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya " ( HR.Bukhari 13: 81-82 ).

Keluarnya sejenis Binatang Melata
Binatang ini akan keluar dari Mekkah, dari masjid yang terbesar. ( Majmau Zawaid : 6-7-8 )
Dia akan keluar tiga kali, pertama dilembah, kemudian sembunyi, lalu keluar disuatu desa, kemudian sembunyi dan ketiga akan muncul dari Mekkah. ( Tazkirah : 697 ).
Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat kami. ( Qs. An naml : 82 ).
"Akan muncul binatang itu dengan membawa tongkat Nabi Musa dan cincin Nabi Sulaiman, lalu memberi tanda kepada orang-orang kafir." ( HR.Ahmad 15: 79-82 ).
Binatang itu akan memberi tanda pada setiap manusia, hingga nampak siapa yang beriman dan siapa yang kafir.

Asap Peringatan
Asap ini akan menyebabkan seorang mukmin seperti demam, sedang kepada orang kafir akan menyebabkan seperti melepuh dan keluar asap dari telinganya. ( Tafsir Ath Thabari : 25/114 ).
Asap ini muncul sebagai peringatan awal bagi orang-orang kafir. Ia akan berjalan selama 40 hari dan meliputi seluruh manusia.
Setelah kemunculan asap ini, akan datang angin yang lembut dari arah Yaman yang akan mencabut nyawa setiap orang mukmin.
Dalam sebuah hadist disebutkan, "tiba-tiba Allah
mengirimkan angin yang lembut dan menerpa lewat ketiak mereka, kemudian mengambil ruh tiap-tiap orang mukmin dan muslim, dan tinggallah manusia-manusia jahat yang keadaannya kacau balau seperti himar, maka pada zaman mereka itulah kiamat terjadi. ( HR.Muslim bab Dzikru Dajjal 18: 70 ).

Bersambung...ke vol 3.

Sunday, March 22, 2009

Tanda-tanda datangnya Kiamat Besar vol.1


ARMAGEDDON
Secara tekstual tidak ada satu hadistpun yang menyebut lafadz Armageddon. Jika yang dimaksud dengan Armageddon adalah perang persekutuan internasional, maka sabda Nabi yang mengingatkan akan hal itu adalah, "Kalian akan mengadakan perdamaian dengan bangsa rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama melawan satu musuh dibelakang mereka, lalu kalian akan selamat (menang) dan akan mendapatkan harta rampasan perang...." ( hadist shahih diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani ).
Perang ini merupakan awal terbukanya tanda-tanda kiamat kubro, yang jika terjadi maka tanda-tanda lainnya akan menyusul.
Dalam peperangan ini disinyalir seluruh persenjataan modern akan musnah hingga peperangan-peperangan besar berikutnya tidak lagi mengunakan senjata modern namun mengunakan pedang dan kuda.

IMAM MAHDI
Nama beliau Muhammad bin Abdullah Al Mahdi Al Fathimi Al Quraisy. Beliau adalah keturunan Rasulullah SAW dan termasuk Khulafaur Rasyidin.
Beliau akan menetap di bumi antara 7 sampai 9 tahun, memerangi musuh-musuh Islam dan fitnah Dajjal.
Imam Mahdi muncul dari timur, kemunculannya di masa perjanjian damai antara kaum muslimin dengan Bani Ashfar, hingga akhirnya Bani Ashfar menghianati kaum muslimin.
Selanjutnya beliau menjadi pimpinan tertinggi dalam seluruh pertempuran.
Hadist tentang Imam Mahdi :
"Al Mahdi adalah keturunanku, lebar dahinya dan mancung hidungnya, ia akan memenuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan setelah sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan, ia akan berkuasa selama 7 tahun.
( HR.Abu Daud : 11 : 375, Al Hakim : 4 : 557, Shahih ).

Peristiwa Penaklukan Konstantinopel
Keunikan peristiwa ini adalah ditaklukkannya Konstantinopel tanpa mengunakan pedang & panah, namun hanya mengunakan tahlil & takbir. Peristiwa ini terjadi berbarengan dengan munculnya Dajjal.
Rasulullah bersabda : "Apakah kalian pernah mendengar suatu kota yang sebagiannya terletak di laut dan sebagiannya terletak di darat? Para sahabat menjawab, "pernah wahai Rasulullah."
Beliau berkata, "tidak akan terjadi hari kiamat sehingga ia diserang oleh 70000 orang dari Bani Ishaq.
Ketika mereka telah disana, maka merekapun memasukinya. Mereka tidaklah berperang dengan senjata dan tidak melepaskan satu anak panah pun.
Mereka hanya berkata laa ilaaha ilallahu wallahu akbar, maka jatuhlah salah satu bagian kota itu. Kemudian mereka berkata kedua kalinya laa ilaa ilallahu walallahu akbar maka jatuhlah bagian kota yang lain. Kemudian mereka berkata lagi laa ilaaha ilallahu wallahu akbar maka terbukalah semua bagian kota itu lalu mereka memasukinya. Ketika mereka telah membagi-bagikan harta rampasan perang, tiba-tiba datanglah seseorang yang berteriak, "Sesungguhnya Dajjal telah keluar". Kemudian mereka meninggalkan segala sesuatu (dari ghanimah itu) dan kembali." ( HR. Muslim dalam Kitabul Fitan wa Asyratus Sa'ah ).

Pertempuran besar dengan Bangsa Rum
Pertempuran terdahsyat yang terjadi antara kaum muslimin dengan bangsa Rum.
Dalam pertempuran ini kedua belah pihak tidak lagi mengunakan persenjataan modern, namun hanya mengunakan kuda dan pedang karena seluruh senjata modern musnah dalam peristiwa perang besar akhir jaman ( Armageddon ).
Pertempuran besar ( Al Malhamah Kubra ) ini terjadi di sebuah daerah yang bernama Ghutah dekat Damasykus, dimana tempat itu menjadi pusat kaum muslimin saat itu. Perang ini dipimpin langsung oleh Imam Mahdi.
Kaum Rum bergerak menuju syiria dan turun dikota A'maq atau Dabiq, dalam sebuah kumpulan tentara dengan 80 bendera, setiap bendera terdapat 12000 tentara. Perang Al Malhamah Kubra terjadi selama 4 hari berturut-turut, 1/3 dari kaum muslimin melarikan diri dari pertempuran, yang mana dosa mereka tidak akan diampuni oleh Allah. 1/3 lagi mendapatkan mati syahid dan 1/3 sisanya akan mendapatkan kemenangan yang mana mereka tidak akan tersesat untuk selama-lamanya. ( Shahih Muslim dalam Kitab Al Fitan wa Asyratus Sa'ah : 18/21-22 ).

DAJJAL
Ia keturunan Adam, tubuhnya gemuk, kulitnya merah, rambutnya keriting dan lebat, matanya buta sebelah seperti buah anggur yang tersembul. Diantara kedua matanya terdapat tulisan kafara.
Ia merupakan fitnah terbesar yang akan dihadapi kaum muslimin. Tidak ada fitnah yang lebih dahsyat darinya. Masa hidup Dajjal dibumi untuk menebar fitnah adalah 40 hari. Satu hari pertama seperti setahun, satu hari kedua seperti satu bulan dan satu hari ketiga seperti seminggu, hari-hari berikutnya sama seperti hari biasanya.
Dajjal akan mengembara keseluruh penjuru dunia bersama pasukannya. Maka tidak ada satupun negeri yang tidak dimasukinya kecuali Makkah dan Madinah karena kedua kota itu dijaga malaikat.
Dajjal akan membawa surga dan neraka ditangannya, sehingga banyak orang yang tertipu.
Sesungguhnya Surga Dajjal adalah Neraka Allah yang amat panas sedangkan Neraka Dajjal adalah Surga Allah yang dingin. Rasulullah SAW mengingatkan jika kita melihatnya agar memejamkan mata dan memasuki nerakanya karena yang nampak sebenarnya adalah air yang dingin. ( HR. Muslim : 18 : 61 ).

Bersambung..ke vol.2

Wednesday, January 28, 2009

Perjalanan Miraj Rasulullah SAW


Menurut riwayat Ibn Abbas, Dalam perjalanan miraj, Rasulullah SAW dibawa oleh malaikat Jibril menuju pintu langit yang dijaga oleh malaikat Ismail, malaikat ini adalah malaikat penjaga langit dunia yaitu penjaga langit lapisan pertama.

Langit pertama

Langit ini terbuat dari kumpulan asap dan dinamakan Ar Rafi'ah.
Disini Rasulullah SAW bertemu dengan banyak malaikat dan menjadi imam dalam sholat berjamaah dengan para malaikat sesuai cara agama Nabi Ibrahim.

Langit kedua
Langit ini terbuat dari besi dan dinamakan Al Ma'un.
Disini Rasulullah bertemu dengan Nabi Yahya bin Zakaria dan Nabi Isa bin Maryam dan shalat 2 rakaat bersama mereka sesuai cara Nabi Ibrahim.

Langit ketiga
Langit ini terbuat dari tembaga dan dinamakan Al Mazinah.
Disini Rasulullah SAW bertemu dengan Nabi Daud, Nabi Sulaiman dan juga Nabi Yusuf putra Yaqub.
Rasulullah shalat 2 rakaat bersama mereka.

Langit keempat
Langit ini terbuat dari perak putih dan bernama Az-Zahirah.
Disini Rasulullah SAW berjumpa dengan Nabi Idris dan Nabi Ibrahim.
Disini pula Rasulullah berjumpa dengan

malaikat maut Izrail dan berdialog dengannya.

Langit kelima
Langit ini terbuat dari emas merah dan bernama Al Munirah.
Disini Rasulullah SAW berjumpa dengan malaikat Malik penjaga neraka dan menyaksikan neraka jahanam.

Langit keenam
Langit ini terbuat dari yaqut berwarna hijau dan bernama Al Khalishah.
Disini Rasulullah berjumpa dengan Nabi Musa bin Imran dan melakukan shalat bersama para malaikat sebanyak dua rakaat, sesuai cara agama Ibrahim.

Langit ketujuh dan Sidratul Muntaha
Langit ini terbuat dari mutiara yang sangat putih dan bernama Al Ajibah.
Disini Rasulullah SAW bertemu Nabi Adam dan mendapat perintah dari Allah SWT agar umatnya menjalankan 50 shalat dalam sehari semalam.
Namun atas nasihat Nabi Musa agar Rasulullah memohon keringanan kepada Allah, akhirnya Rasulullah SAW dan umatnya mendapat keringanan dengan hanya diwajibkan menjalankan 5 shalat sehari semalam.
Akhirnya Rasulullah SAW diantar oleh Jibril menuju Surga, disini dia menemui malaikat Ridhwan penjaga surga dan diajak berkeliling melihat Surga,serta segala yang telah dipersiapkan Allah bagi umat nya.



Tuesday, January 27, 2009

Perjalanan Isra Rasulullah SAW


Masjid Al-Aqsha merupakan kiblat pertama kaum muslim. Sehingga masjid ini memiliki posisi penting dalam islam. Karenanya Allah memuliakan masjid ini melalui kunjungan Rasulullah saw dalam perjalanan Isra nya. Masjid Al-Aqsha adalah masjid kedua di muka bumi setelah masjid Al-Haram, yang dibangun pertama kali oleh Nabi Ya'qub dan direnovasi oleh Nabi Daud serta disempurnakan oleh Nabi Sulaiman. Masjid ini terletak di kota Al-Quds. Data terkuno menyebutkan kota ini didirikan oleh orang-orang Kan'an yang berbangsa Arab dan kota ini dulunya bernama Yurid Salim yang artinya tempat kediaman Tuhan Salim atau Syalem.
Pada era kekuasaan Romawi, kota ini dikenal dengan nama Eliya Kapitolena (Kota Tuhan).
Pada era inilah diperkirakan Rasulullah saw melakukan perjalanan Isra ke kota ini dan dikenal dengan sebutan Baitul Maqdis.
Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, kota ini berada dalam kekuasaan umat Islam. Pada masa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan, salah seorang khalifah Dinasti Umawiyah dilakukan renovasi pada masjid al-Aqsha dan masjid Ash-Shakhra yang juga dijuluki masjid Umar, kedua masjid ini hanya berjarak beberapa meter saja.
Masjid Ash-Shakhra menjadi saksi mikraj Rasulullah saw karena didalam masjid itu terdapat bongkahan batu yang pernah dijadikan tempat berpijak Rasulullah saw saat melakukan perjalanan menuju langit. Hingga kini bongkahan batu itu seperti tergantung antara langit dan bumi dan dijuluki "batu tergantung".
10 km dari baitul maqdis terdapat kota Betlehem, tempat dilahirkannya Nabi Isa. Kota Betlehem awalnya bernama Afreta, dulu Nabi Ya'qub (ayah Nabi Yusuf) pernah singgah di kota ini karena istrinya,Rahel,mendadak akan melahirkan dalam suatu perjalanan dan setelah istrinya melahirkan Benyamin,anaknya yang paling bungsu, istrinya pun wafat karena proses persalinan yang sulit dan dimakamkan dikota itu. Banyak peninggalan religi di kota Betlehem seperti tempat kelahiran Nabi Daud dan sebuah sumur yang masih ada hingga kini, yang dikenal dengan sebutan sumur Nabi Daud. Dan Nabi Sulaiman pun berdomisi disini. Pada saat melakukan perjalanan
Isra, Rasulullah SAW singgah di kota ini dan Jibril meminta untuk melakukan shalat dua rakaat sebagai bentuk penghormatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Masjid Al-Aqsha.
Dalam perjalanan isra Rasulullah SAW dari masjid Al-Haram ke masjid Al-Aqsha, Rasulullah SAW juga menyinggahi Bukit Sinai.
Lembah suci Thuwa di Bukit Sinai adalah tempat yang diberkahi Allah ketika berdialog dengan Nabi Musa serta memerintahkannya untuk berdakwah kepada Fir'aun dan rakyatnya.
Rakyat Mesir di jaman Fir'aun menjadikan anak sapi sebagai sesembahan mereka.
Ketika Nabi Musa berdakwah di Mesir dan mendapat penolakan dari Fir'aun, dia dan
kaum Bani Israil pergi meninggalkan mesir, di sini terjadilah pengejaran oleh Fir'aun dan pasukannya yang berujung pada kematian Fir'aun dan pasukannya.
Setelah peristiwa itu Nabi Musa mulai mengembangkan agama Yahudi, yang sengaja Allah khususkan untuk Bani Israil saat itu, yaitu orang-orang yang telah menyeberangi laut bersama Nabi Musa.
Allah mewahyukan kitab Taurat kepada Nabi Musa di Lembah Suci Thuwa sebagai petunjuk dan cahaya kehidupan, walaupun di kemudian hari ternyata Bani Israil masih mengingkari Allah dan menjadikan anak sapi sebagai sesembahan mereka.

Friday, December 19, 2008

Sebuah cerita penuh makna


Ini sebuah cerita kiriman dari seorang teman yang menurut saya bisa menjadi jawaban buat mereka yang masih memiliki keraguan akan adanya Sang Pencipta yang Maha Kuasa atas segala yang ada di bumi dan di langit.

Cerita berawal ketika ada seorang pemuda lulusan luar negeri yang baru kembali ke indonesia. Pemuda ini punya 3 pertanyaan yang belum dia temukan jawabannya dan itu membuatnya penasaran padahal sudah banyak orang yang dia tanya tapi jawabannya selalu tidak memuaskan hatinya. Suatu hari dia meminta orang tuanya untuk mencari seorang kiai atau tokoh agama atau siapa saja yang sekiranya mampu menjawab pertanyaannya.
Setelah beberapa lama diundanglah seorang kiai ke rumah.

Pemuda:
benarkah bapak seorang kiai dan bisakah bapak menjawab 3 pertanyaan dari saya?

Kiai:
saya hanyalah hamba Allah dan bila Allah mengizinkan saya akan menjawab semua pertanyaan saudara.

Pemuda:
baiklah kalau begitu.

Pertanyaan pertama:
kalau Tuhan itu ada tolong tunjukan pada saya wujud Tuhan itu seperti apa?
Pertanyaan kedua:
apakah yang dimaksud dengan takdir?
Pertanyaan ketiga:
kalau memang syaitan diciptakan dari api mengapa dia harus dimasukan ke dalam neraka yang juga terbuat dari api tentunya syaitan tidak akan merasa kesakitan di neraka karena memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak berfikir sampai disitu?

Tiba-tiba sang kiai menampar pipi pemuda dengan keras.

Pemuda:
(Sambil menahan sakit) kenapa? Apakah bapak marah dengan saya?

Kiai:
saya tidak marah....tamparan itu adalah jawaban dari 3 pertanyaan yang saudara ajukan.

Pemuda:
saya tidak mengerti maksud bapak.

Kiai:
bagaimana rasanya tamparan saya tadi?

Pemuda:
tentu saja saya merasakan sakit.

Kiai:
jadi anda percaya sakit itu ada?

Pemuda: ya!

Kiai:
kalau begitu tunjukan pada saya wujud sakitmu itu.

Pemuda: saya tidak bisa

Kiai:
Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita dapat merasakan keberadaan Tuhan melalui semua ciptaan-NYA tanpa kita mampu melihat wujud-NYA.

Kiai:
apakah saudara bermimpi akan ditampar saya hari ini?

Pemuda: tidak

Kiai:
apakah terpikir oleh saudara akan menerima tamparan dari saya?

Pemuda: tidak

Kiai:
itulah yang dinamakan takdir.

Kiai:
terbuat dari apakah telapak tangan yang menampar saudara?

Pemuda: kulit

Kiai:
terbuat dari apakah pipi saudara?

Pemuda: kulit

Kiai:
Bagaimanakah rasanya ketika telapak tangan ini menampar pipi saudara?

Pemuda: sakit

Kiai:
walaupun syaitan diciptakan dari api dan neraka terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan jadi tempat yang menyakitkan buat syaitan.

Pemuda: (mengangguk dan terdiam).

Mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah dari cerita ini sehingga bisa mempertebal keimanan kepada Allah yang maha kuasa atas segala sesuatunya.